https://i2.wp.com/lbhyogyakarta.org/wp-content/uploads/2022/05/1-2-e1652358950615.png?resize=1080%2C572&ssl=1

Berdirinya Masjid Agung Kotagede sebagai masjid tertua di Yogyakarta tidak dapat dilepaskan dari keberadaan Kerajaan Mataram Islam atau Kesultanan Mataram. Wilayah Kotagede sebagai tempat berdirinya Kerajaan Mataram Islam ini merupakan hadiah dari Raja Kasultanan Pajang (Sultan Hadiwijaya) kepada Ki Ageng Pamanahan atas keberhasilannya menangkap dan mengalahkan Aryo Penangsang. Setelah kerajaan Mataram Islam berdiri, Sunan Kalijaga...

https://i2.wp.com/lbhyogyakarta.org/wp-content/uploads/2022/04/templata-1.png?resize=1080%2C640&ssl=1

Winong merupakan suatu daerah yang terletak di Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Tak jauh dari pemukiman warga Winong berdiri suatu pembangkit listrik pertama di Jawa bagian Selatan, yaitu PLTU Batubara Cilacap yang dikelola oleh PT Sumber Segara Primadaya (S2P). Dengan kondisi yang demikian, tak menutup kemungkinan warga Winong ikut merasakan dampak yang...

https://i0.wp.com/lbhyogyakarta.org/wp-content/uploads/2022/04/WhatsApp-Image-2022-04-08-at-20.01.52.jpeg?resize=1080%2C640&ssl=1

Siaran Pers Tanggapan Gempadewa atas Ceramah Ganjar Pranowo di Masjid Kampus UGM Bahwa berdasarkan pemberitaan detik.com dengan judul “Ganjar Bicara soal Wadas Saat Ceramah di Masjid Kampus UGM” tertanggal 6 April 2022, pukul 22.33 WIB,[1] pada saat berceramah di Masjid Kampus UGM (6/4/2022), Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, “Dan yang menarik Bapak Ibu, ini...

https://i1.wp.com/lbhyogyakarta.org/wp-content/uploads/2022/04/Pelatihan-Kampanye-KBB.png?resize=1080%2C640&ssl=1

Indonesia sebagai Negara hukum, mengatur segala bentuk perilaku manusia, salah satunya dalam hal beragama dan dan beribadat menurut keyakinannya. Hal ini termaktub dalam konstitusi. Berdasarkan UUD 1945 Pasal 28E menjamin bahwa  “setiap orang berhak memeluk agama dan beribadat menurut agamanya…” dan “Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan…”; Melihat dari konteks hak asasi manusia, negara merupakan subjek...

https://i0.wp.com/lbhyogyakarta.org/wp-content/uploads/2022/03/WhatsApp-Image-2022-03-04-at-13.55.12.jpeg?resize=720%2C408&ssl=1

Siaran Pers Usut Tuntas Aksi Kekerasan Terhadap Warga Wadas dan Cabut IPL Wadas Pada Jumat, 4 Maret 2022, para pejuang dari Desa Wadas yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa Wadas (GEMPADEWA) dan Aliansi Solidaritas Untuk Wadas mengawal pemanggilan salah satu Warga Wadas oleh pihak Propam di Polres Purworejo. Pemanggilan tersebut buntut atas peristiwa...

https://i2.wp.com/lbhyogyakarta.org/wp-content/uploads/2022/02/signal-2022-02-25-15-14-51-980.jpg?resize=1280%2C640&ssl=1

Konferensi Pers Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa Wadas (GEMPA DEWA)  “Warga Wadas mendesak Presiden Jokowi untuk Menghapus Izin Penetapan Lokasi (IPL) Tambang di Desa Wadas!” Warga Wadas sudah menolak rencana pertambangan batuan andesit di Desa Wadas sebagai bahan material Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Bener, Purworejo, Jawa Tengah. Bahkan, penolakan dilakukan sebelum terbitnya Surat Keputusan...

https://i2.wp.com/lbhyogyakarta.org/wp-content/uploads/2019/08/LBH-YOGYAKARTA-e1568478677462.jpg?resize=300%2C300&ssl=1

Bukan tanpa sebab Yogyakarta dijuluki sebagai kota pelajar. Pasalnya, Yogyakarta merupakan kota dengan sekolah dan kampus terbanyak di Indonesia. Sebagai kota pelajar, muncullah berbagai kesempatan bisnis yang dapat dijalankan, salah satunya adalah bisnis indekos atau yang lebih sering dikenal dengan istilah kos. Pelajar-pelajar yang berasal dari luar Kota Yogyakarta tentu akan mencari indekos sebagai tempat...

https://i1.wp.com/lbhyogyakarta.org/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2021-11-06-at-12.20.56.jpeg?resize=1024%2C640&ssl=1

Salim, warga yang bermukim di lereng Gunung Merapi di Kabupaten Sleman cemas kehilangan sumber mata air karena penambangan pasir. Sumber air dari Sungai Boyong itu menjadi satu-satunya andalan keluarga Salim. Setiap hari mereka memanfaatkan air itu untuk minum, masak, dan mencuci. Lahan pertanian mereka juga bergantung pada mata air Kali Boyong. Air Sungai Boyong yang...

https://i1.wp.com/lbhyogyakarta.org/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220112-WA0014.jpg?resize=1040%2C640&ssl=1

Ibu-ibu di Desa Wadas Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah meneriakkan lagu perjuangan menolak tambang. Mereka berjalan menuju balai desa. Air mata membasahi kerudung dan baju mereka. Pemrakarsa pertambangan batuan andesit untuk pembangunan Bendungan Bener, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak, Badan Pertanahan Naional Kabupaten Purworejo beserta ratusan aparat Kepolisian Purworejo dan Tentara Nasional Indonesia sedang sosialisasi...

Jl. Benowo No.309, Winong, RT 12/RW 03, Prenggan, Kec. Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55172

+ 62 (0274) 4351490